Inilah Sistem Kerja Content Placement

Inilah Sistem Kerja Content Placement

Content Placement itu berkaitan dengan pengelolaan reputasi dari suatu merek bisnis. Sehingga saat ini, content placement sudah menjadi salah satu hal yang penting sekaligus terpisah dari strategi pemasaran melalui digital. Lalu bagaimana sistem kerja dari content placement ini? Bagi yang penasaran, simaklah ulasan singkat mengenai sistem kerja content placement berikut ini:

1. Simbiosis

Konsep dasar yang diterapkan pada content placement ini lebih mirip dengan simbiosis mutualisme dengan artian menguntungkan kedua belah pihak yang telah bekerja sama. Oleh karena itu, sekarang banyak digital agency yang turut mengembangkan internet marketing, dikarenakan mengetahui keuntungan yang akan didapat nantinya.

2. Iklan Berbayar

Content placement , biasanya berupa iklan berbayar atau juga unggahan bersponsor yang menjadi ladang penghasilan. Bisa dibilang, dengan content placement ini merupakan cara mudah untuk mendapatkan uang dari internet. Tentu untuk mendapatkan suatu content placement dibutuhkan kualitas blog yang memadai dan sesuai standar.

Pemasaran melalui content placement juga bisa dibilang merupakan cara yang baik, hal ini dikarenakan blog dan juga website merupakan media yang sering dikunjungi, dilihat dan digunakan masyarakat untuk mendapatkan informasi yang diperlukan.

3. Menggunakan Blog

Blog yang digunakan untuk content placement ini adalah blog dengan domain tld yang biasa digunakan dan juga diminati oleh banyak pengiklan seperti .com dan .net. Mengapa demikian? Karena memang kedua ekstensi domain tersebut lebih banyak diterima oleh advertiser, meskipun tidak sedikit juga yang mau menerima ekstensi domain lain.

Blogger nantinya akan mendapat penghasilan tambahan melalui content placement dengan mengunggah iklan, selain sang blogger yang untung perusahaan yang memberikan iklan juga akan mendapatkan keuntungan berupa promosi produk yang akan dilihat oleh banyak orang dari sebuah blog.

4. Target Advertiser

Adanya target advertiser, dapat membantu untuk menentukan niche blog yang akan dijadikan patokan. Blog dengan nice yang lebih spesifik pada suatu hal dapat memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan blog yang campuran. Meski begitu, blog campuran atau gado-gado juga memiliki keuntungan tersendiri yaitu bisa mendapat job yang lebih luas meski dengan harga minim.

5. Kualitas

Traffic yang tinggi dari sebuah blog bisa didapatkan dengan memberikan informasi yang dapat bermanfaat bagi pembaca. Media sosial juga bisa digunakan untuk membantu blog dalam mendapatkan content placement. Ada beberapa kasus yang membuat tarif sosial media berbeda dengan tarif content placement sehingga bisa mendapatkan bayaran ganda.

Demikianlah ulasan singkat mengenai sistem kerja content placement yang dapat dijadikan referensi. Bagi yang ingin mendapatkan jasa content placement murah tentunya memang harus lebih teliti dan jeli. Pilihlah jasa pembuat content placement terpercaya yang bisa memberikan keuntungan pada usaha, melalui promosi produk. Selamat mencoba.