Peluang Usaha Beternak Bebek Petelur, Modal hingga Waktu Panen

Peluang Usaha Beternak Bebek Petelur

Jika berbicara mengenai contoh peluang usaha yang ada di desa, sebenarnya ada banyak peluang usaha yang bisa menjadi pilihan dan patut dicoba. Peluang usaha di desa yang bisa dijalankan pun tidak jauh dari usaha dari bidang pertanian, peternakan dan perkebunan. Pada kesempatan ini kita akan membahas peluang usaha bebek petelur untuk pemula.

Beternak sendiri dapat dikatakan sebagai aktivitas yang menyenangkan bagi beberapa orang yang memang menyukainya. Mengapa demikian? Karena tidak sedikit orang yang menjadikan beternak sebagai hobi. Meskipun begitu, tidak semua orang bisa melakukannya karena beternak membutuhkan kesabaran, ketelatenan serta keuletan. Hal inilah yang membuat beternak sedikit sulit dilakukan oleh sembarang orang.

Salah satunya yakni beternak bebek petelur. Peluang usaha bebek petelur untuk pemula sebenarnya bisa disebut populer. Usaha satu ini pun banyak diminati oleh masyarakat, khususnya masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan. Hal tersebut terjadi dikarenakan perawatan yang mudah dan dengan hasil yang lumayan menguntungkan dari segi bisnis. Oleh karena itu, peluang usaha ini dapat Anda coba jika Anda sedang mencari peluang usaha yang menguntungkan dan juga di daerah pedesaan.

Langkah-langkah dalam Beternak Bebek Petelur

Usaha beternak bebek bisa menghasilkan keuntungan yang banyak jika Anda menerapkan 3K tadi. Dan yang paling penting untuk usaha beternak bebek Anda harus memperhatikan tata cara memelihara, merawat serta membiakkannya. Berikut ini merupakan langkah-langkah yang perlu dipersiapkan saat akan beternak bebek petelur.

1. Menganalisis Anggaran

Langkah pertama dalam ternak bebek petelur yaitu membuat analisis anggaran. Beternak bebek petelur pastinya membutuhkan dana yang tidak sedikit. Anda harus mencatat anggaran yang dibutuhkan mulai dari bibit, kandang, pakan, serta perawatan berkala.

Oleh karena itu sebagai modal awal Anda membutuhkan modal untuk pembelian bibit, pembuatan kandang, sewa lahan (jika lahan bukan milik pribadi) dan juga harga pakan. Setelah Anda mengetahui besaran modal awal selanjutnya Anda pun bisa menghitung biaya perawatan dan keuntungan yang diperoleh setelah telur bebek siap untuk dipanen.

 

2. Persiapan Lahan

Langkah kedua, yakni menyediakan lahan. Usahakan mencari lahan yang kering, bersih, serta nyaman untuk bebek.  Selain itu tempat beternak juga memerlukan pencahayaan yang cukup.

Hal-hal yang perlu diperhatikan:

  • Pastikan lahan yang akan digunakan untuk beternak cukup luas dan jauh dari pemukiman warga.
  • Sediakan kandang yang layak untuk tempat tinggal bebek. Ukuran kandang biasanya 1m2.
  • Sesuaikan luas lahan dengan jumlah bebek yang akan diternak. Umumnya beternak bebek minimal 100 ekor.

 

3. Pembuatan Kandang

Kandang bebek sendiri ada tiga jenis. Seperti kandang panggung, kandang litter, serta kandang sistem baterai.  Kandang panggung berada di atas tanah yang tetap membuat tempat tinggal bebek tetap kering serta terhindar dari penyakit. Sedangkan, kandang litter terbuat dari pagar persegi, beserta ruang tertutup dan terbuka. Jenis kandang ini merupakan jenis kandang yang paling murah  pembuatannya.

Terakhir kandang sistem baterai, jenis kandang yang hampir mirip dengan kandang panggung. Namun, yang membedakan adalah kandang baterai bertingkat antara tiga hingga empat. Bagian alasnya sengaja dibuat miring 30° untuk memudahkan menggelindingkan telur. Anda pun bisa memilih dari ketiga jenis kandang tersebut yang sesuai dengan kebutuhan, modal, dan lahan.

 

4. Memilih Bibit

Langkah selanjutnya yakni pemilihan bibit bebek. Bibit bebek petelur umumnya tersedia tatkala  bebek masih kecil atau sudah siap untuk bertelur. Dari segi harga beragam dan tergantung dari jenis serta kualitasnya

Pastikan untuk memilih bibit bebek yang sehat dan unggul. Bibit bebek DOD dapat dibeli saat berusia 1-10 hari setelah menetas. Sementara bebek yang sehat memiliki ciri  seperti bobot 38-40 g, tidak cacat, paruh mengkilap, bulu halus, dan suara yang bagus.

 

5. Pemilihan pakan

Agar dapat menghasilkan telur bebek yang berkualitas, bebek petelur membutuhkan pakan yang sesuai. Di mana dapat memenuhi kebutuhan protein, energi, dan mineral. Pakan bebek sendiri ada yang berbentuk konsentrat dan ada juga dari biji-bijian, sayur, ikan, limbah, serangga dan lainnya.

Setelahnya Anda hanya perlu merawat bebek secara berkala. Seperti menjaga kebersihan kandang, mengelompokkan bebek dari bobot dan besarnya, melakukan perawatan dan pengobatan jika diperlukan. Serta mengatur pencahayaan.

Terakhir dari usaha usaha beternak bebek petelur Anda hanya perlu menunggu waktu panen. Di awal panen mungkin jumlah telur belum stabil, tapi jumlahnya akan bertambah tatkala usia bebek lebih produktif. Jadi, Anda tidak perlu ragu untuk memulai dan memilih peluang usaha ini karena zaman sekarang Anda bisa belajar jika tertarik dengan peluang usaha bebek petelur untuk pemula ini.