10 Peluang Usaha di Desa Berkembang yang Potensial dan Menjanjikan

Peluang Usaha di Desa Berkembang

Membuka usaha di desa tidak kalah menjanjikan dengan berbisnis di perkotaan. Kita bisa melihat aktivitas di desa tidak kalah sibuknya dengan di kota, otomatis peluang bisnis di pedesaan memiliki potensi yang besar. Bagi Anda yang berencana untuk membuka usaha di desa, berikut kami rekomendasikan 10 peluang usaha di desa berkembang yang potensial dan menjanjikan.

Dalam berbisnis bukan hanya ketersediaan bahan baku saja yang perlu diperhatikan, tapi kelayakan lingkungan untuk tempat usaha juga sangat berpengaruh dalam perkembangan suatu usaha. Tapi perlu diingat bahwa membuka usaha di desa bukan berarti hanya menyasar ke pasar desa saja, tapi dengan teknologi komunikasi yang canggih Anda bisa menyasar ke pasar seluruh Indonesia bahkan ke luar Negeri sekalipun. Untuk jenis bisnisnya ada banyak sekali peluang usaha di desa berkembang yang bisa Anda lakukan.

Terlebih lagi bagi Anda yang punya kampung halaman, membuka usaha di desa sendiri membuat Anda tetap dekat dengan orang tua, bahkan tidak perlu menyewa tempat usaha lagi. Kalaupun harus sewa tempat, harga sewa tempat di desa jauh lebih murah dibandingkan di perkotaan.

10 Peluang Usaha di Desa Berkembang

Daripada bingung mau buka usaha apa, berikut beberapa peluang usaha di desa berkembang yang potensial dan menjanjikan.

1. Usaha Toko Sembako

Tidak seperti di perkotaan kita bisa menjumpai pusat perbelanjaan seperti minimarket atau supermarket di mana-mana. Minimnya pusat perbelanjaan di desa, menjadi peluang bagi Anda yang ingin berbisnis. Anda bisa membuka toko sembako atau kelontong entah itu dalam skala besar maupun kecil, yang terpenting menyediakan semua kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Untuk tempat usahanya juga tidak harus di pinggir jalan, di rumah Anda sendiri pun bisa. Tapi jiwa pebisnis harus dipakai, yah berpikir realistis saja tidak mungkin Anda bisa mendapatkan profit yang besar bila hanya mengandalkan pelanggan dari tetangga kanan kiri saja.

2. Usaha Pertamini

Peluang usaha di desa berkembang yang satu ini cukup menjanjikan, apalagi bagi Anda yang tinggal di pinggir jalan. Memang untuk menjual bensin bisa hanya menggunakan botol saja, tapi agar terlihat lebih profesional Anda bisa mendaftarkan diri untuk mendapatkan lapak pertamini. Modal yang dibutuhkan juga tidak terlalu besar, hanya berkisar 10 sampai 15 juta rupiah saja.

3. Usaha Konter Pulsa

Kecanggihan internet saat ini memang memudahkan kita untuk melakukan pembayaran termasuk membeli pulsa secara online. Tapi bagaimana dengan masyarakat di desa yang belum terlalu paham dengan kecanggihan internet? Kondisi seperti ini menjadi kesempatan buat Anda untuk menciptakan peluang usaha di desa. Bukan hanya pulsa, Anda juga bisa menjual paket data, layanan pembayaran BPJS, PLN dan lain-lain.

4. Usaha Warnet Game Online

Keadaan di kota dengan di desa tidaklah sama, jika di kota anak-anak diberikan kebebasan untuk bermain HP, di desa masih banyak orang tua yang melarang anaknya untuk bermain HP. Kebanyakan anak di desa masih bermain PS di rental game. Untuk memanfaatkan peluang ini, Anda perlu menyiapkan modal sekitar Rp 25 jutaan untuk membeli karpet dan PS 6 set. Jangan lupa untuk menyiapkan dana untuk biaya perawatan setiap bulannya.

5. Usaha Sayuran Keliling

Menjual sayur keliling merupakan salah satu usaha di desa untuk pemula. Karena produknya yang dibutuhkan banyak orang, jadi resiko kerugiannya pun kecil. Mungkin awalnya, Anda hanya bisa berjualan sayur keliling menggunakan sepeda atau gerobak, tapi dengan berkembangnya usaha, Anda bisa menjual sayur keliling menggunakan mobil.

6. Usaha Jual Bibit Tanaman Buah

Kita bisa melihat bahwa perkebunan memang kebanyakan berada di desa, contohnya kebun buah. Melihat hal itu, tentunya bibit tanaman buah semakin dibutuhkan oleh para petani. Anda bisa menjadikan ini sebagai inovasi usaha di desa, dengan menjual bibit tanaman buah. Untuk peluang usaha di desa berkembang ini memang membutuhkan banyak persiapan, mulai dari tenaga, modal dan lahan. Tapi biaya yang Anda keluarkan ini tidak sebanding dengan keuntungan yang akan Anda dapatkan nantinya. 

7. Usaha Bebek Petelur Untuk Pemula

Karena harga telur bebek jauh lebih mahal dibandingkan telur ayam, jadi berjualan telur bebek akan sangat menguntungkan. Bayangkan saja Anda punya 100 ekor bebek yang bertelur setiap harinya. 100 x 2.000, Anda bisa mendapatkan keuntungan 200 ribu setiap hari.

Tidak hanya telurnya saja, daging bebek lebih enak dan mahal dibandingkan daging ayam. Peminatnya pun sangat banyak, bahkan daging bebek menjadi hidangan di restoran bintang 5. Melihat pasokan daging bebek cukup susah, Anda bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk meraih keuntungan. Apalagi pemeliharaan bebek juga tidak terlalu susah karena pakannya tidak aneh-aneh dan mudah didapatkan.

8. Usaha Budidaya Ikan Nila

Ikan nila memiliki banyak penggemar dan harganya pun lumayan mahal. Apa salahnya Anda mencoba usaha budidaya ikan nila. Hampir sama dengan ikan lele yang mudah dalam menyesuaikan tempat, sehingga pemeliharaan ikan nila tidak begitu sulit. Di halaman rumah pun bisa Anda jadikan kolam untuk memelihara ikan nila. Untuk bergelut di usaha ini, pastikan Anda memperhatikan bibit yang berkualitas dan selalu menjaga pakannya agar panen nanti juga baik.

9. Usaha Jasa Jahit Pakaian

Bagi Anda yang memiliki kemampuan menjahit, boleh lah mencoba buka usaha jahit baju di desa. Apalagi jasa penjahit ini sangat dibutuhkan di desa-desa. Pendapatannya pun lumayan besar dan risikonya juga terbilang sangat kecil. Alangkah lebih baik lagi bila Anda bisa membuat pakaian dengan model-model terbaru untuk dijual secara offline maupun online. Cakupan pasarnya pun tidak hanya di desa saja, tapi bisa juga ke pasar seluruh Indonesia. Bagaimana, sangat menguntungkan bukan?

10. Usaha Budidaya Sayuran Organik

Kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya makanan sehat tanpa pengawet membuat banyak orang lebih memilih mengkonsumsi sayur organik. Memang untuk membuka usaha budidaya sayuran organik membutuhkan modal yang lebih dibandingkan sayur biasa. Tapi modal yang dikeluarkan tetap berbanding lurus dengan harga jual sayuran organik ini.

Sebelum membuka usaha budidaya sayuran organik, sebaiknya Anda membangun jaringan bisnis untuk memasarkan produk Anda, seperti supermarket dan restoran. Jika Anda sudah berhasil menjadi penyuplai sayuran organik ke tempat tersebut, maka kemungkinan sukses Anda akan semakin besar.

Berkat kecanggihan teknologi internet saat ini, Anda juga bisa memasarkan sayuran organik Anda  melalui internet, siapa tau saja Anda bisa menyuplai sayur organik hingga ke luar Negeri.

Itulah beberapa peluang usaha di desa berkembang yang kami rekomendasikan. Jenis usaha apapun itu, jika dilakukan dengan giat, pantang menyerah dan terus berusaha akan menuai dengan kelimpahan. Begitupun sebaliknya, ide usaha yang baik dan modal sebesar apapun jika tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh, hanya akan merugikan Anda. Semoga bermanfaat