Peluang Usaha Sayuran Keliling di Desa, Omsetnya Menggiurkan!

Peluang Usaha Sayuran Keliling di Desa

Anda ingin membuka bisnis dan punya kawan pengepul sayur? Menjadi tukang sayur adalah jawabannya. Walau hanya berjualan sawi, bayam, dan lain-lain, namun jika ditekuni akan membawa keuntungan besar. Peluang usaha sayuran keliling di desa juga baik, apalagi jika di sana jauh dari pasar. Para ibu akan tertolong karena bisa belanja tanpa harus berjauh-jauh ke sana.

Untuk membuka usaha jualan sayur, tidak perlu modal yang besar. Manfaatkan saja sepeda motor Anda, dan lengkapi dengan obrok untuk menaruh barang jualan. Tak perlu harus kredit mobil bak untuk memulai bisnis. Jalani saja dulu dan pasarkan sayuran dengan semangat.

Peluang Usaha Sayuran Keliling di Desa, Sangat Menguntungkan

Ada beberapa cara agar bisnis jualan sayur milik Anda berhasil dan membuat lekas kaya:

1. Pilih Tempat Kulakan Termurah

Saat akan kulakan atau membeli sayuran untuk dijual kembali, ada beberapa pilihan pasar induk. Jelajahi satu persatu dan bandingkan harganya. Pilih pasar yang membeli harga termurah, karena Anda bisa mendapat keuntungan yang lebih tinggi.

Alternatif lain adalah bekerja sama dengan teman yang punya kebun sayur dan kolam ikan. Anda bisa langsung membeli dari tangan pertama dan otomatis harganya jauh lebih murah. Keuntungan lain adalah sayur dan ikannya masih segar dan disukai pembeli. Sehingga peluang usaha sayuran keliling di desa bisa membuat keuntungannya makin tinggi.

2. Variasi Jualan

Jangan hanya berjualan sayuran dan tempe serta tahu, namun lengkapi dengan ikan. Variasikan barang jualan agar makin meriah. Misalnya jika hari ini ada ikan bandeng, maka besok ganti dengan ikan kakap merah. Jika sedang musim pete maka bawakan pete. Pembeli akan senang karena jualan Anda tidak membosankan.

3. Kenali Sayur dan Lauk Favorit Pembeli

Jika sudah berjualan lebih dari sebulan, ingat baik selera pembeli. Misalnya Ibu Sutrisno suka beli  bayam, udang dan seafood, sementara Ibu Pardi suka beli tahu susu dan ikan asin. Saat akan kulakan, belilah sayur dan lauk kesukaan pembeli. Sehingga barang jualan akan laris dan tidak tersisa.

4. Harga Murah agar Peluang Usaha Sayuran Keliling di Desa Makin Tinggi

Jangan pasang harga sayuran dan ikan yang terlalu mahal, apalagi pangsa pasar Anda adalah ibu-ibu di pedesaan. Jika harganya tinggi maka dagangan tidak laku. Lebih baik ambil keuntungan sedikit namun semua sayur dan lauk habis terjual. Sehingga Anda tidak merugi.

5. Lengkapi dengan Layanan Pembersihan Ikan

Ibu-ibu biasanya ingin praktis. Apalagi jika ia punya anak kecil dan waktu memasaknya hanya sebentar. Jika ingin meningkatkan peluang usaha sayuran keliling di desa, maka berikan servis tambahan dengan membersihkan sisik dan isi perut ikan. Serta potong sesuai dengan request  ibu tersebut. Sehingga pembeli tinggal membersihkannya di rumah, membumbui, serta menggorengnya.

6. Jual Paket Sayuran

Untuk sayuran, jangan hanya dijual per ikat. Namun bungkus sesuai dengan nama sayurnya. Misalnya, untuk 1 paket sayur asem, ada jagung, mentimun, dan kacang panjang. Untuk paket sop, ada kentang, wortel, buncis, tomat, dan seledri. Jadi pembeli tinggal membeli paket tersebut dan jualan Anda makin laris.

7. Jual Kue dan Bumbu Pelengkap

Lengkapi jualan Anda dengan kue basah seperti bakpao dan lumpia. Biasanya para ibu yang tidak sempat memasak sarapan akan membeli kue tersebut agar bisa mengganjal perut di pagi hari. Kue biasanya berukuran mini, sehingga bisa dijual murah.

Untuk menambah peluang usaha sayuran keliling di desa, jual juga bumbu pelengkap seperti bawang merah, bawang putih, dan rempah-rempah. Sekarang para ibu lebih suka yang praktis, jadi sediakan juga bumbu instan soto, sop, rendang, dan lain-lain. Mereka bisa masak dengan cepat tanpa harus capek mengulek bumbu.

8. Olah Ikan dan Tempe serta Sayuran

Bagaimana jika tempe dan sayuran Anda tersisa padahal hari sudah siang? Jangan sedih dulu. Ketika sayur dan lauk terlalu banyak untuk dimakan sendiri, maka olah saja menjadi masakan yang akan dijual esok harinya. Misalnya mendol tempe, botok, dan lodeh sayur. Masukkan ke kulkas dan besoknya tinggal dihangatkan, lalu dijual.

Peluang usaha sayuran keliling di desa masih sangat besar karena di sana agak jauh dari pasar induk. Sehingga para ibu membutuhkan tukang sayur agar bisa memasak hidangan lezat hari itu. Belilah sayur di pasar yang paling murah dan sediakan pelengkap di lapak jualan. Misalnya bumbu instan, kue basah, dan bawang. Semoga Anda semangat berjualan sayur selalu.